ICT
Memanfaatkan TIK Dalam Pembelajaran
Perangkat Keras TIK
Perangkat keras adalah produk atau hasil rekayasa manusia yang berwujud, dapat dilihat dan diraba. Beberapa contoh perangkat TIK populer, yang dapat digunakan sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran antara lain adalah:
Kamera digital
Fungsi utamanya adalah untuk mengambil foto dan menyimpannya dalam format digital. Kamera digital mutakhir memiliki resolusi lebih dari 10 Megapiksel. Kamera dengan resolusi demikian mampu menghasilkan gambar dengan tingkat kehalusan menyamai kamera seluloid. Selain fungsi utama sebagai penghasil foto digital, umumnya kamera digital mampu merekan video dan suara, sehingga bisa dimanfaatkan sebagai sarana bantu pengembangan bahan ajar multimedia.
2. Portable Media Player
adalah nama generik untuk perangkat yang mampu menayangkan atau memutar kembali gambar, suara, dan video yang diambil dengan berbagai sarana pengolah media. Di pasaran, perangkat ini dikenal dengan merk Ipod, Zune, dan sebagainya. MP3/MP4 player, yang memiliki fungsi serupa, juga dapat digolongkan sebagai portabel media player.
3. Telepon seluler atau handphone.
Meskipun fungsi utamanya adalah sebagai alat komunikasi, kelengkapan yang dimilikinya dapat juga digunakan sebagai alat bantu pembelajaran. Telepon seluler mutakhir, kelas low end sekalipun, biasanya dilengkapi dengan kamera yang dapat digunakan untuk merekam suara, mengambil foto dan merekam video.
4. Digital Video Recorder
adalah perangkat untuk merekam video yang berasal dari televisi maupun CD/DVD player. Hasil perekaman dalam bentuk file digital dapat disimpan dalam berbagai media penyimpan misalnya flashdisk, kartu memori, maupun keping CD/DVD.
5. Digital Voice Recorder
adalah perangkat perekam suara yang mampu menyimpan hasil rekamannya dalam bentuk file digital. Berbeda dengan perekam suara dengan media kaset yang hanya mampu menyimpan suara berdurasi 60 menit setiap keping kasetnya, perekam suara digital ini mampu menyimpan suara dengan durasi ratusan jam tanpa harus mengganti media penyimpannya.
Perangkat Lunak TIK
Perangkat lunak adalah program komputer atau rangkaian perintah dalam kode yang dikenal oleh komputer untuk menyelesaikan suatu tugas tertentu. Berbagai perangkat lunak dirancang dan dibuat untuk membantu dan memudahkan manusia menjalankan pekerjaan sehari-harinya. Beberapa di antaranya dibuat khusus untuk membantu proses pembelajaran, beberapa di antaranya adalah perangkat lunak umum yang karena fungsinya dapat juga dimanfaatkan sebagai alat bantu pembelajaran.
1. Perangkat lunak pengolah naskah
yakni perangkat lunak yang digunakan sebagai alat bantu pengetikan, penyuntingan, dan penataletakan (layouting) naskah. Berbagai perangkat lunak diproduksi, baik didistribusikan secara komersial maupun didistribusikan gratis, diantaranya adalah Microsoft Word, Open Office Writer, Abiword. Perangkat lunak pengolah naskah ini sangat membantu pembuatan dokumen perencanaan pembelajaran, membuat handout, buku, dan berbagai dokumen untuk pembelajaran lainnya. Keterampilan dasar TIK bagi guru memasukkan keterampilan menggunakan perangkat lunak pengolah naskah sebagai keterampilan yang harus dikuasai.
2. Perangkat lunak pengolah angka (spreadsheet)
yakni perangkat lunak yang dirancang untuk membantu pembuatan laporan biaya, keuangan dan sebagainya. Oleh karena fungsinya untuk mengolah angka-angka, peragkat lunak ini dapat juga digunakan untuk mengolah skor prestasi belajar siswa.
3. Perangkat lunak presentasi
yakni perangkat lunak yang digunakan untuk menayangkan slide melalui proyektor. Presentasi bahan ajar multimedia dapat dilakukan dengan batuan perangkat lunak presentasi ini. Microsoft PowerPoint dan Open Office Impress adalah dua di antara beberapa perangkat lunak presentasi yang populer.
4. Perangkat lunak animasi
yakni perangkat lunak yang digunakan untuk mengembangkan dan menayangkan animasi. Teknik animasi yang semula dimanfaatkan untuk membuat efek visual pada tayangan film, dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan bahan ajar multimedia untuk mensimulasi proses atau prosedur yang tidak memungkinkan dibuat tayangan video aslinya. Beberapa contoh perangkat lunak animasi adalah Macromedia Flash dan Swishmax.
5. Perangkat lunak lain
yang langsung maupun tidak langsung dapat digunakan untuk membantu pembelajaran, misalnya: perangkat lunak pengolah gambar, perangkat lunak penyunting audio, perangkat lunak penyunting video, dan sebagainya.
Komputer sebagai Guru
Dalam bidang pendidikan, komputer sebagai hasil teknologi modern sangat membuka kemungkinan-kemungkinan yang besar untuk menjadi alat pendidikan. Khususnya dalam pembelajaran, komputer dapat digunakan sebagai alat untuk menyampaikan informasi atau ide-ide yang terkandung dalam pembelajaran kepada peserta didik. Selain itu, komputer dapat juga digunakan sebagai media yang memungkinkan peserta didik belajar secara mandiri dalam memahami suatu konsep.
Pengajaran dengan berbantuan computer ”Computer–assisted instruction” (CAI) telah dikembangkan akhir-akhir ini dan telah membuktikan manfaatnya untuk membantu guru dalam mengajar dan membantu peserta didik dalam belajar. Komputer menjadi populer sebagai media pembelajaran karena komputer memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh media pembelajaran lain Keistimewaan komputer, diantaranya menurut Gagne dan Briggs dalam Asro dkk (2008: 2.26) di antaranya adalah sebagai berikut:
Hubungan interaktif : komputer menyebabkan terwujudnya hubungan di antara rangsangan dengan jawaban, dan dapat menumbuhkan inspirasi dan meningkatkan minat.
Pengulangan : komputer memberi fasilitas bagi pengguna untuk mengulang apabila diperlukan. Juga untuk memperkuat proses belajar dan memperbaiki ingatan. Dalam pengulangan amat diperlukan kebebasan dan Kreativitas dari para peserta didik.
Umpan balik dan peneguhan : media komputer membantu peserta didik memperoleh umpan balik terhadap pelajaran secara leluasa dan dapat memacu motivasi belajar dengan peneguhan positif yang diberi apabila peserta didik memberi jawaban
Komputer sebagai Asisiten
- Sebagai alat presentasi
dengan bantuan sebuah proyektor kini komputer jinjing dapat digunakan sebagai alat untuk mempresentasikan sebuah ide ataupun gagasan, biasanya banyak digunakan dalam rapat pembangunan dan juga mahasiswa yang mempresentasikan hasil penelitian mereka.
- Sebagai pengganti mesin ketik
Sekitar tahun delapan puluhan sampai dengan tahun sembilan puluhan mesin ketik masih menjadi andalan dalam menulis laporan ataupun menulis buku , namun disekitar akhir tahun sembilan puluhan kini posisinya digantikan dengan komputer yang dikenal lebih simple dan lebih efektif.
- Sebagai alat hitung
Di dalam komputer tentunya akan sangat mudah dalam menghitung angka angka , banyak sekali angkuntan yang menggunakan ms . excel dalam menghitung baik jumlah , rata rata dan juga pembagian.
- Sebagai media komunikasi dengan masyarakat luas
internet adalah satuan dari kumpulan seluruh komputer di dunia yang saling terhubung antara satu dengan yang lain, banyak yang digunakan sebagai server , dan saat ini server terbaik masih di pegang oleh pihak google yang juga website nomor satu di dunia dengan fasilitas mesin pencarinya, setelah media yang bermanfaat terupload di server baik itu dalam bentuk pdf ,html dan juga doc . dapat dia akses oleh semua orang di dunia selama server tetap menyala tentunya, saat server mengalami down ataupun maintenance maka semua halaman yang kita upload tidak dapat di unduh ataupun di baca
komputer sebagai sumber pembelajaran
Penelitian yang dilakukan oleh Rice dan Wilson yang dikutip oleh Salma & Siregar (2004) melaporkan bahwa komputer dapat secara efektif digunakan untuk mengembangkan Higher-order thinking skill yang terdiri dari kemampuan mendefinisikan masalah, menilai suatu informasi, memecahkan masalah, dan menarik kesimpulan relevan. Komputer dalam hal ini akan berperan memberikan layanan dalam proses mengumpulkan dan mengkompilasi informasi, pemeriksaan, dan kolaborasi.
Komputer memiliki fungsi yang bisa digunakan dalam kegiatan belajar mengajar sebagai media pembelajaran. Komputer dijadikan sebagai media pembelajaran karena beberapa alasan yaitu; pengalaman, motivasi, meningkatkan pembelajaran, materi yang otentik, interaksi yang lebih luas, lebih pribadi, tidak terpaku pada satu sumber, dan pemahaman global.
Pembelajaran dengan media komputer akan memberikan kesempatan kepada pembelajar untuk belajar secara dinamis, interaktif dan perorangan. Pembelajar tidak hanya menjadi pembelajar yang fasif melainkan juga menjadi penentu pembelajaran bagi dirinya sendiri. Pembelajaran dengan komputer akan membangkitkan motivasi yang tinggi karena komputer selalu identik dengan kesenagan, permainan dan kreativitas. Terlebih lagi dengan terhubungnya komputer dengan jaringan internet membantu pembelajar dalam mendapatkan pengalaman yang lebih luas.
b). Fasilitas komputer Membahas mengenai fasilitas komputer maka cakupannya tak lain adalah pembahasan tentang perangkat-perangkat komputer. Karena yang membangun komputer sehingga dapat berfungsi sebagai fasilitate (memberi kemudahan) adalah perangkat-perangkat yang dimiliki oleh komputer itu sendiri. Perangkat-perangkat komputer tersebut yaitu perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software).1) Perangkat keras (Hardware) Hardware adalah peralatan komputer yang dapat dilihat atau diraba, atau dengan kata lain hardware mewakili seluruh perangkat keras komputer, baik yang eksternal (di tempatkan di luar) maupun internal (di tempatkan di dalam) yang digunakan oleh komputer. Bagian hardware menyediakan mekanisme fisik untuk masuk dan keluarnya data, secara elektronik menyediakan berbagai data masukan, keluaran serta sebagai komponen penyimpan. Hardware meliputi keyboard, microprocessor, video display, cren, monitor, card, CD-ROM, mother board, mouse, floppy disk, speaker sound system, dan lain sebagainya. Secara garis besar hardware dibagi dalam dua bagian yaitu central processing unit (CPU) dan input out put divice meliputi alat-alat seperti monitor, printer, keyboard, scenner, mouse dan lain-lain.2) Perangkat lunak (Software) Perangkat lunak (software) merupakan suatu komponen yang terdapat dalam sistem operasi data dan program atau instruksi-instruksi untuk kerja perangkat keras atau hardware untuk mengolah suatu instruksi. Softwaremerupakan serangkaian petunjuk khusus untuk memberitahukan kepada komputer bagaimana melaksanakan sebuah tugas. Software ditempatkan dalam sebuah wadah komputer memori dalam suatu proses disebut loading dari satu atau lain jenis medium software seperti cartridge, disk, flash disk dan lain-lain. Perangkat lunak komputer dapat dibagi atas tiga bagian, yaitu:a) Perangkat lunak sistem operasi (operating system), yaiu program ditulis untuk mengendalikan dan mengkoordinasi kegiatan dan sistim operasi.b) Perangkat lunak bahasa (language software) yatu program yang digunakan untuk menerjemahkan instruksi-instruksi yang ditulis dalam bahasa pemprograman ke dalam bahasa mesin supaya dapat dimengerti oleh komputer.c) Perangkat lunak aplikasi (aplication software), yaitu program yang ditulis dan diterjemahkan oleh language software untuk menyelesaikan suatu aplikasi tertentu.c). Aplikasi Program media pembelajaran Program yang akan digunakan dalam membuat media pembelajaran ini yakni Microsoft PowerPoint yang merupakan program unggulan dalam pembuatan slide presentasi. Program ini menyediakan banyak fasilitas yang memberikan kemudahan sesuai dengan kebutuhan presentasi. Di samping itu perancangan slideyang sangat praktis dengan berbagai bentuk format dan desain, sehingga hasil slide presentasi lebih menark dan profesional. Presentasi dengan PowerPoint memang mengasyikkan, selain tampilannya bagus, untuk membuatnya mudah dan cepat sekali. Presentasi konvensional dengan transparan mulai ditinggalkan, karena memang memerlukan waktu dan tampilan kurang menarik, demikian pula efek animasi tidak berlaku pada transparan. Pada saat ini fasilitas modern sangat mendukung dalam menampilkan presentasi yang dibuat dengan slide, seperti Laser Kompact Disk (LCD). Itulah sebuah alasan kenapa PowerPoint sangat digemari oleh kalangan dosen, presentater dan lain-lain.
Arti media pembelajaran media sebagai Bahasa Guru
Media pembelajaran secara umum adalah alat bantu proses belajar mengajar. Segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran,perasaan,perhatian dan kemampuan atau keterampilan pembelajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar.
Ada beberapa jenis media pembelajaran,diantaranya:
-Media visual; grafik, diagram, chart, bagan, poster, kartun, komik.
-Media audial; radio, tape recorder, laboratorium bahasa, dan sejenisnya.
-Projected still media; slide, over head projector (OHP), in focus dan sejenisnya.
-Projected motion media; film, televisi, video (VCD,DVD,VTR), komputer dan sejenisnya.
Tujuan media pempelajaran :
-Mempermudah proses belajar-mengajar
-Meningkatkan efisiensi belajar-mengajar
-Membantu konsentrasi siswa
-Menjaga relevansi dengan tujuan belajar
-Landasan Teoritis penggunaan media pendidikan
2. Landasan filosofis
Daryanto (2010,12) memaparkan landasan filosofis penggunaan media pembelajaran yaitu bahwa dengan digunakannya berbagai jenis media hasil teknologi baru didalam kelas, akan berakibat proses pembelajaran yang kurang manusiawi. Dengan adanya berbagai media pembelajaran justru siswa dapat mempunyai banyak pilihan media pembelajaran untuk digunakan dalam proses pembelajaran yang sesuai dengan karakteristikpribadinya. Dengan kata lain siswa sangat dihargai harkat kemanusiaannya, diberi kebebasan untuk menentukan pilihan, baik cara maupun alat belajar sesuai dengan kemampuannya.
2. Landasan psikologis
Belajar adalah proses yang kompleks dan unik, artinya seseorang yang belajar melibatkan segala aspek kepribadiannya, baik fisik maupun mental. Landasan psikologis sangat penting diperhatikan dalam penggunaan media pembelajaran, karena persepsi siswa juga sangat mempengaruhi dalam menentukan hasil belajar. Dalam hal psikologis anak akan lebih mudah mempelajari hal yang bersifat konkrit daripada yang bersifat abstrak.
3. Landasan Teknologis
Daryanto (2011,15) memaparkan landasan teknologis dalam penggunaan media pembelajaran dimana teknologi pembelajaran adalah teori dan praktek perancangan, pengembangan, penerapan, pengelolaan, dan penilaian proses dan sumber belajar. Jadi teknologi pembelajaran merupakan proses kompleks yang terpadu yang melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan, dan organisasi untuk menganalisis masalah, mengevaluasi, dan lain-lain.
3. Kegunaan media dalam pembelajaran
Media pembelajaran memiliki keguanaan, antara lain sebagai berikut:
Memperjelas pesan agar tidak terlalu verbalistis
Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, tenaga, dan daya indera.
Menimbulkan gairah belajar, interaksi lebih langsung antara murid dengan sumber belajar.
Memungkinkan anak belajar mandiri sesuai dengan bakat dan kemampuan visual auditor dan kinestetiknya.
Memberi rangsangan yang sama, mempersamakan pengalaman dan menimbulkan persepsi yang sama.
Ciri-ciri media pembelajaeran
Ciri fiksatif (fixative property ), ciri ini menggambarkan kemampuan merekam, menyimpulkan, melestarikan, dan mengkontruksi suatu peristiwa atau objek. Cara ini amat penting bagi guru karena kejadian-kejadian atau objek yang telah direkam atau disimpan dengan format media yang ada dapat digunakan setiap saat. Media yang dikembangkan seperti photoghrafy, video tape, audio tape, disket komputer, dan film.
Ciri manipulatif (manipulatif property ), suatu kejadian yang memakan waktu berhari-hari dapat disajikan kepada peserta didik dalam waktu 2 atau 3 menit denganm teknik pengambilan gambar atau time-lapse recording. Praktiknya seperti bagaimana proses larva menjadi kepompong kemudian menjadi kupu-kupu.
Ciri distributif (distributive property), ciri distributif dari media memungkinkan suatu objek atau kejadian di transformasikan melalui ruang, dan secara bersamaan kejadian tersebut disajikan kepada peserta didik dengan stimulus pengalaman yang relatif sama mengenai kejadian ini. Sekali informasi direkam dalam format media apa saja, ia dapat direproduksi seberapa kalipun dan siap digunakan secara bersamaan disetiap tempat atau digunakan berulang-ulang disuatub tempat konsistensi informasi yang telah direkam akan terjamin sama atau hampir sama dengan aslinya.
Tugas 2
Jenis media pembelajaran
Media yang tidak diproyeksi
Media realita adalah benda nyata. Benda tersebut tidak harus diruang kelas. Tetapi siswa dapat melihat langsung ke objek. Kelebihan media realita ini adalah dapat memberikan pengalaman nyata kepada siswa.
Media model adalah benda tiruan dalam wujud tiga dimensi yang merupakan respresentasi atau pengganti dari benda yang sesungguhnya. Penggunaan model ini untuk mengatasi kendala tertentu sebagai pengganti realita.
media grafis tergolong media visualyang menyalurkan pesan-pesan melalui simbol-simbol visual. Fungsi dari media grafis adalah menarik perhatian, memperjelas sajian pelajaran. Dan mengilustrasikan suatu fakta atau konsep yang mudah terlupakan. Jika hanya dilakukan melalui penjelasan verbal.
Gambar/fote : paling umum digunakan
Sketsa : gambar sederhana atau draft kasar yang melukiskan bagian pokok tanpa detail. Dengan sketsa dapat menarik perhatian siswa, menghindarkan perbalisme, memperjelas pesan.
Diagram/skema : gambar sederhana yang menggunakan garis dan simbol untuk menggambarkan struktur/objek tertentu secara garis besar.
Bagian/chart : menyajikan ide atau konsep yang sulit sehingga lebih mudah dicerna siswa.
Grafik : gambar sederhana yang menggunakan garis, titik, simbol, verbal atau bentuk tertentu yang menggambarkan data kuantitif.
Media proyeksi
Transparasi OHP merupakan alat bantu mengajar tatap muka sejati. Sebab tataletak ruang kelas tetap seperti biasa, guru dapat bertatap muka dengan siswa agar siswa (tanpa harus membelakangi siswa) perangkat media transparasi meliputi perangkat lunak (overhead transparancy/OHT ). Dan hperangkat keras (overhead projektor/OHP). Teknik pembuatan media transfarasi yaitu :
Mengambil bahan cetak dengan teknik tertentu
Membuat sendiri secara manual
Film bingkai/slide adalah film transparan yang umumnya berukuran 35mm dan diberi bingkai 2x2 inci. Manfaat film bingkai hampir sama dengan transparasi OHP. Hanya kualitas yang diberikan lebih bagus
Media audio
Radio merupakan perlengkapan elektronik yang dapat digunakan untuk mendengarkan beritayang bagus dan aktual. Dapat mengetahui beberapa kejadian, dan peristiwa-peristiwa yang penting dan baru. Radio dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang cukup efektif.
Kaset-audio yang sering digunakan disekolah, keuntngannya adalah merupakan media yang ekonomis karena biaya pengadaan dan perawatan yang murah.
Media audio-visual
Media video merupakan salah satu jenis media audio visual, selain film yang banyak diperkembangkan untuk keperluan pembelajaran , biasa dikemas dalam bentuk VCD.
Media komputer, media ini mempunyai kelebihan dari semua media lain, selain mampu menampilkan teks, gerak, suara,dan gambar. Komputer dapat juga digunakan secara interaktif, bukan hanya searah.
Karaktersitik media pembelajaran
Ciri fiksotif yaitu menggambarkan kemampuan media untuk menyimpan, merekam, melestarikan dan merekontruksi suatu peristiwa atau objek.
Ciri manifulati ve yaitu kemampuan media untuk mentransformasi suatu objek, dalam mengatasi masalah ruang dan waktu.
Ciri distributif yang menggambarkan kemampuan media mentransformasi objek atau kejadian melalui ruang, dan secara bersamaan kejadian itu disajikan kepada sejumlah besar siswa diberbagai tempat, dengan stimulus pengalaman yang relatif sma dengan kejadian itu.
Fungsi media pendidikan
Membantu dan memudahkan belajar siswa dan memudahkan pengajaran bagi guru.
Memberikan pengalaman yang lebih nyata
Menarik perhatian yang lebih besar kepada para siswa dengan jalan yang tidak membosankan
Dapat mengaktifkan siswa dan membuat semua indra bekerja
Lebih menarik dan minat perhatian kpada semua indra siswa bekerja
Membangkitkan dalam dunia teori dengan realitanya
Manfaat media pembelajaran
Pembelajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menimbulkan motivasi belajar siswa.
Bahan pembelajaran akan lebih jelas maknanya sehingga lebih dipahami.
Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata-mata komunikasi verbal melalui penuturan kata-kata oleh guru, sehingga tidak merasa bosan.
Siswa lebih banyak melakukan kegiatan belajar sebab tidak hanya mendengarkan uraian guru, tetapi juga aktivitas lain seperti mengamati, melakukan, mendemontrasikan dan lain-lain.
Perangkat Keras TIK
Perangkat keras adalah produk atau hasil rekayasa manusia yang berwujud, dapat dilihat dan diraba. Beberapa contoh perangkat TIK populer, yang dapat digunakan sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran antara lain adalah:
Kamera digital
Fungsi utamanya adalah untuk mengambil foto dan menyimpannya dalam format digital. Kamera digital mutakhir memiliki resolusi lebih dari 10 Megapiksel. Kamera dengan resolusi demikian mampu menghasilkan gambar dengan tingkat kehalusan menyamai kamera seluloid. Selain fungsi utama sebagai penghasil foto digital, umumnya kamera digital mampu merekan video dan suara, sehingga bisa dimanfaatkan sebagai sarana bantu pengembangan bahan ajar multimedia.
2. Portable Media Player
adalah nama generik untuk perangkat yang mampu menayangkan atau memutar kembali gambar, suara, dan video yang diambil dengan berbagai sarana pengolah media. Di pasaran, perangkat ini dikenal dengan merk Ipod, Zune, dan sebagainya. MP3/MP4 player, yang memiliki fungsi serupa, juga dapat digolongkan sebagai portabel media player.
3. Telepon seluler atau handphone.
Meskipun fungsi utamanya adalah sebagai alat komunikasi, kelengkapan yang dimilikinya dapat juga digunakan sebagai alat bantu pembelajaran. Telepon seluler mutakhir, kelas low end sekalipun, biasanya dilengkapi dengan kamera yang dapat digunakan untuk merekam suara, mengambil foto dan merekam video.
4. Digital Video Recorder
adalah perangkat untuk merekam video yang berasal dari televisi maupun CD/DVD player. Hasil perekaman dalam bentuk file digital dapat disimpan dalam berbagai media penyimpan misalnya flashdisk, kartu memori, maupun keping CD/DVD.
5. Digital Voice Recorder
adalah perangkat perekam suara yang mampu menyimpan hasil rekamannya dalam bentuk file digital. Berbeda dengan perekam suara dengan media kaset yang hanya mampu menyimpan suara berdurasi 60 menit setiap keping kasetnya, perekam suara digital ini mampu menyimpan suara dengan durasi ratusan jam tanpa harus mengganti media penyimpannya.
Perangkat Lunak TIK
Perangkat lunak adalah program komputer atau rangkaian perintah dalam kode yang dikenal oleh komputer untuk menyelesaikan suatu tugas tertentu. Berbagai perangkat lunak dirancang dan dibuat untuk membantu dan memudahkan manusia menjalankan pekerjaan sehari-harinya. Beberapa di antaranya dibuat khusus untuk membantu proses pembelajaran, beberapa di antaranya adalah perangkat lunak umum yang karena fungsinya dapat juga dimanfaatkan sebagai alat bantu pembelajaran.
1. Perangkat lunak pengolah naskah
yakni perangkat lunak yang digunakan sebagai alat bantu pengetikan, penyuntingan, dan penataletakan (layouting) naskah. Berbagai perangkat lunak diproduksi, baik didistribusikan secara komersial maupun didistribusikan gratis, diantaranya adalah Microsoft Word, Open Office Writer, Abiword. Perangkat lunak pengolah naskah ini sangat membantu pembuatan dokumen perencanaan pembelajaran, membuat handout, buku, dan berbagai dokumen untuk pembelajaran lainnya. Keterampilan dasar TIK bagi guru memasukkan keterampilan menggunakan perangkat lunak pengolah naskah sebagai keterampilan yang harus dikuasai.
2. Perangkat lunak pengolah angka (spreadsheet)
yakni perangkat lunak yang dirancang untuk membantu pembuatan laporan biaya, keuangan dan sebagainya. Oleh karena fungsinya untuk mengolah angka-angka, peragkat lunak ini dapat juga digunakan untuk mengolah skor prestasi belajar siswa.
3. Perangkat lunak presentasi
yakni perangkat lunak yang digunakan untuk menayangkan slide melalui proyektor. Presentasi bahan ajar multimedia dapat dilakukan dengan batuan perangkat lunak presentasi ini. Microsoft PowerPoint dan Open Office Impress adalah dua di antara beberapa perangkat lunak presentasi yang populer.
4. Perangkat lunak animasi
yakni perangkat lunak yang digunakan untuk mengembangkan dan menayangkan animasi. Teknik animasi yang semula dimanfaatkan untuk membuat efek visual pada tayangan film, dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan bahan ajar multimedia untuk mensimulasi proses atau prosedur yang tidak memungkinkan dibuat tayangan video aslinya. Beberapa contoh perangkat lunak animasi adalah Macromedia Flash dan Swishmax.
5. Perangkat lunak lain
yang langsung maupun tidak langsung dapat digunakan untuk membantu pembelajaran, misalnya: perangkat lunak pengolah gambar, perangkat lunak penyunting audio, perangkat lunak penyunting video, dan sebagainya.
Komputer sebagai Guru
Dalam bidang pendidikan, komputer sebagai hasil teknologi modern sangat membuka kemungkinan-kemungkinan yang besar untuk menjadi alat pendidikan. Khususnya dalam pembelajaran, komputer dapat digunakan sebagai alat untuk menyampaikan informasi atau ide-ide yang terkandung dalam pembelajaran kepada peserta didik. Selain itu, komputer dapat juga digunakan sebagai media yang memungkinkan peserta didik belajar secara mandiri dalam memahami suatu konsep.
Pengajaran dengan berbantuan computer ”Computer–assisted instruction” (CAI) telah dikembangkan akhir-akhir ini dan telah membuktikan manfaatnya untuk membantu guru dalam mengajar dan membantu peserta didik dalam belajar. Komputer menjadi populer sebagai media pembelajaran karena komputer memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh media pembelajaran lain Keistimewaan komputer, diantaranya menurut Gagne dan Briggs dalam Asro dkk (2008: 2.26) di antaranya adalah sebagai berikut:
Hubungan interaktif : komputer menyebabkan terwujudnya hubungan di antara rangsangan dengan jawaban, dan dapat menumbuhkan inspirasi dan meningkatkan minat.
Pengulangan : komputer memberi fasilitas bagi pengguna untuk mengulang apabila diperlukan. Juga untuk memperkuat proses belajar dan memperbaiki ingatan. Dalam pengulangan amat diperlukan kebebasan dan Kreativitas dari para peserta didik.
Umpan balik dan peneguhan : media komputer membantu peserta didik memperoleh umpan balik terhadap pelajaran secara leluasa dan dapat memacu motivasi belajar dengan peneguhan positif yang diberi apabila peserta didik memberi jawaban
Komputer sebagai Asisiten
- Sebagai alat presentasi
dengan bantuan sebuah proyektor kini komputer jinjing dapat digunakan sebagai alat untuk mempresentasikan sebuah ide ataupun gagasan, biasanya banyak digunakan dalam rapat pembangunan dan juga mahasiswa yang mempresentasikan hasil penelitian mereka.
- Sebagai pengganti mesin ketik
Sekitar tahun delapan puluhan sampai dengan tahun sembilan puluhan mesin ketik masih menjadi andalan dalam menulis laporan ataupun menulis buku , namun disekitar akhir tahun sembilan puluhan kini posisinya digantikan dengan komputer yang dikenal lebih simple dan lebih efektif.
- Sebagai alat hitung
Di dalam komputer tentunya akan sangat mudah dalam menghitung angka angka , banyak sekali angkuntan yang menggunakan ms . excel dalam menghitung baik jumlah , rata rata dan juga pembagian.
- Sebagai media komunikasi dengan masyarakat luas
internet adalah satuan dari kumpulan seluruh komputer di dunia yang saling terhubung antara satu dengan yang lain, banyak yang digunakan sebagai server , dan saat ini server terbaik masih di pegang oleh pihak google yang juga website nomor satu di dunia dengan fasilitas mesin pencarinya, setelah media yang bermanfaat terupload di server baik itu dalam bentuk pdf ,html dan juga doc . dapat dia akses oleh semua orang di dunia selama server tetap menyala tentunya, saat server mengalami down ataupun maintenance maka semua halaman yang kita upload tidak dapat di unduh ataupun di baca
komputer sebagai sumber pembelajaran
Penelitian yang dilakukan oleh Rice dan Wilson yang dikutip oleh Salma & Siregar (2004) melaporkan bahwa komputer dapat secara efektif digunakan untuk mengembangkan Higher-order thinking skill yang terdiri dari kemampuan mendefinisikan masalah, menilai suatu informasi, memecahkan masalah, dan menarik kesimpulan relevan. Komputer dalam hal ini akan berperan memberikan layanan dalam proses mengumpulkan dan mengkompilasi informasi, pemeriksaan, dan kolaborasi.
Komputer memiliki fungsi yang bisa digunakan dalam kegiatan belajar mengajar sebagai media pembelajaran. Komputer dijadikan sebagai media pembelajaran karena beberapa alasan yaitu; pengalaman, motivasi, meningkatkan pembelajaran, materi yang otentik, interaksi yang lebih luas, lebih pribadi, tidak terpaku pada satu sumber, dan pemahaman global.
Pembelajaran dengan media komputer akan memberikan kesempatan kepada pembelajar untuk belajar secara dinamis, interaktif dan perorangan. Pembelajar tidak hanya menjadi pembelajar yang fasif melainkan juga menjadi penentu pembelajaran bagi dirinya sendiri. Pembelajaran dengan komputer akan membangkitkan motivasi yang tinggi karena komputer selalu identik dengan kesenagan, permainan dan kreativitas. Terlebih lagi dengan terhubungnya komputer dengan jaringan internet membantu pembelajar dalam mendapatkan pengalaman yang lebih luas.
b). Fasilitas komputer Membahas mengenai fasilitas komputer maka cakupannya tak lain adalah pembahasan tentang perangkat-perangkat komputer. Karena yang membangun komputer sehingga dapat berfungsi sebagai fasilitate (memberi kemudahan) adalah perangkat-perangkat yang dimiliki oleh komputer itu sendiri. Perangkat-perangkat komputer tersebut yaitu perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software).1) Perangkat keras (Hardware) Hardware adalah peralatan komputer yang dapat dilihat atau diraba, atau dengan kata lain hardware mewakili seluruh perangkat keras komputer, baik yang eksternal (di tempatkan di luar) maupun internal (di tempatkan di dalam) yang digunakan oleh komputer. Bagian hardware menyediakan mekanisme fisik untuk masuk dan keluarnya data, secara elektronik menyediakan berbagai data masukan, keluaran serta sebagai komponen penyimpan. Hardware meliputi keyboard, microprocessor, video display, cren, monitor, card, CD-ROM, mother board, mouse, floppy disk, speaker sound system, dan lain sebagainya. Secara garis besar hardware dibagi dalam dua bagian yaitu central processing unit (CPU) dan input out put divice meliputi alat-alat seperti monitor, printer, keyboard, scenner, mouse dan lain-lain.2) Perangkat lunak (Software) Perangkat lunak (software) merupakan suatu komponen yang terdapat dalam sistem operasi data dan program atau instruksi-instruksi untuk kerja perangkat keras atau hardware untuk mengolah suatu instruksi. Softwaremerupakan serangkaian petunjuk khusus untuk memberitahukan kepada komputer bagaimana melaksanakan sebuah tugas. Software ditempatkan dalam sebuah wadah komputer memori dalam suatu proses disebut loading dari satu atau lain jenis medium software seperti cartridge, disk, flash disk dan lain-lain. Perangkat lunak komputer dapat dibagi atas tiga bagian, yaitu:a) Perangkat lunak sistem operasi (operating system), yaiu program ditulis untuk mengendalikan dan mengkoordinasi kegiatan dan sistim operasi.b) Perangkat lunak bahasa (language software) yatu program yang digunakan untuk menerjemahkan instruksi-instruksi yang ditulis dalam bahasa pemprograman ke dalam bahasa mesin supaya dapat dimengerti oleh komputer.c) Perangkat lunak aplikasi (aplication software), yaitu program yang ditulis dan diterjemahkan oleh language software untuk menyelesaikan suatu aplikasi tertentu.c). Aplikasi Program media pembelajaran Program yang akan digunakan dalam membuat media pembelajaran ini yakni Microsoft PowerPoint yang merupakan program unggulan dalam pembuatan slide presentasi. Program ini menyediakan banyak fasilitas yang memberikan kemudahan sesuai dengan kebutuhan presentasi. Di samping itu perancangan slideyang sangat praktis dengan berbagai bentuk format dan desain, sehingga hasil slide presentasi lebih menark dan profesional. Presentasi dengan PowerPoint memang mengasyikkan, selain tampilannya bagus, untuk membuatnya mudah dan cepat sekali. Presentasi konvensional dengan transparan mulai ditinggalkan, karena memang memerlukan waktu dan tampilan kurang menarik, demikian pula efek animasi tidak berlaku pada transparan. Pada saat ini fasilitas modern sangat mendukung dalam menampilkan presentasi yang dibuat dengan slide, seperti Laser Kompact Disk (LCD). Itulah sebuah alasan kenapa PowerPoint sangat digemari oleh kalangan dosen, presentater dan lain-lain.
Arti media pembelajaran media sebagai Bahasa Guru
Media pembelajaran secara umum adalah alat bantu proses belajar mengajar. Segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran,perasaan,perhatian dan kemampuan atau keterampilan pembelajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar.
Ada beberapa jenis media pembelajaran,diantaranya:
-Media visual; grafik, diagram, chart, bagan, poster, kartun, komik.
-Media audial; radio, tape recorder, laboratorium bahasa, dan sejenisnya.
-Projected still media; slide, over head projector (OHP), in focus dan sejenisnya.
-Projected motion media; film, televisi, video (VCD,DVD,VTR), komputer dan sejenisnya.
Tujuan media pempelajaran :
-Mempermudah proses belajar-mengajar
-Meningkatkan efisiensi belajar-mengajar
-Membantu konsentrasi siswa
-Menjaga relevansi dengan tujuan belajar
-Landasan Teoritis penggunaan media pendidikan
2. Landasan filosofis
Daryanto (2010,12) memaparkan landasan filosofis penggunaan media pembelajaran yaitu bahwa dengan digunakannya berbagai jenis media hasil teknologi baru didalam kelas, akan berakibat proses pembelajaran yang kurang manusiawi. Dengan adanya berbagai media pembelajaran justru siswa dapat mempunyai banyak pilihan media pembelajaran untuk digunakan dalam proses pembelajaran yang sesuai dengan karakteristikpribadinya. Dengan kata lain siswa sangat dihargai harkat kemanusiaannya, diberi kebebasan untuk menentukan pilihan, baik cara maupun alat belajar sesuai dengan kemampuannya.
2. Landasan psikologis
Belajar adalah proses yang kompleks dan unik, artinya seseorang yang belajar melibatkan segala aspek kepribadiannya, baik fisik maupun mental. Landasan psikologis sangat penting diperhatikan dalam penggunaan media pembelajaran, karena persepsi siswa juga sangat mempengaruhi dalam menentukan hasil belajar. Dalam hal psikologis anak akan lebih mudah mempelajari hal yang bersifat konkrit daripada yang bersifat abstrak.
3. Landasan Teknologis
Daryanto (2011,15) memaparkan landasan teknologis dalam penggunaan media pembelajaran dimana teknologi pembelajaran adalah teori dan praktek perancangan, pengembangan, penerapan, pengelolaan, dan penilaian proses dan sumber belajar. Jadi teknologi pembelajaran merupakan proses kompleks yang terpadu yang melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan, dan organisasi untuk menganalisis masalah, mengevaluasi, dan lain-lain.
3. Kegunaan media dalam pembelajaran
Media pembelajaran memiliki keguanaan, antara lain sebagai berikut:
Memperjelas pesan agar tidak terlalu verbalistis
Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, tenaga, dan daya indera.
Menimbulkan gairah belajar, interaksi lebih langsung antara murid dengan sumber belajar.
Memungkinkan anak belajar mandiri sesuai dengan bakat dan kemampuan visual auditor dan kinestetiknya.
Memberi rangsangan yang sama, mempersamakan pengalaman dan menimbulkan persepsi yang sama.
Ciri-ciri media pembelajaeran
Ciri fiksatif (fixative property ), ciri ini menggambarkan kemampuan merekam, menyimpulkan, melestarikan, dan mengkontruksi suatu peristiwa atau objek. Cara ini amat penting bagi guru karena kejadian-kejadian atau objek yang telah direkam atau disimpan dengan format media yang ada dapat digunakan setiap saat. Media yang dikembangkan seperti photoghrafy, video tape, audio tape, disket komputer, dan film.
Ciri manipulatif (manipulatif property ), suatu kejadian yang memakan waktu berhari-hari dapat disajikan kepada peserta didik dalam waktu 2 atau 3 menit denganm teknik pengambilan gambar atau time-lapse recording. Praktiknya seperti bagaimana proses larva menjadi kepompong kemudian menjadi kupu-kupu.
Ciri distributif (distributive property), ciri distributif dari media memungkinkan suatu objek atau kejadian di transformasikan melalui ruang, dan secara bersamaan kejadian tersebut disajikan kepada peserta didik dengan stimulus pengalaman yang relatif sama mengenai kejadian ini. Sekali informasi direkam dalam format media apa saja, ia dapat direproduksi seberapa kalipun dan siap digunakan secara bersamaan disetiap tempat atau digunakan berulang-ulang disuatub tempat konsistensi informasi yang telah direkam akan terjamin sama atau hampir sama dengan aslinya.
Tugas 2
Jenis media pembelajaran
Media yang tidak diproyeksi
Media realita adalah benda nyata. Benda tersebut tidak harus diruang kelas. Tetapi siswa dapat melihat langsung ke objek. Kelebihan media realita ini adalah dapat memberikan pengalaman nyata kepada siswa.
Media model adalah benda tiruan dalam wujud tiga dimensi yang merupakan respresentasi atau pengganti dari benda yang sesungguhnya. Penggunaan model ini untuk mengatasi kendala tertentu sebagai pengganti realita.
media grafis tergolong media visualyang menyalurkan pesan-pesan melalui simbol-simbol visual. Fungsi dari media grafis adalah menarik perhatian, memperjelas sajian pelajaran. Dan mengilustrasikan suatu fakta atau konsep yang mudah terlupakan. Jika hanya dilakukan melalui penjelasan verbal.
Gambar/fote : paling umum digunakan
Sketsa : gambar sederhana atau draft kasar yang melukiskan bagian pokok tanpa detail. Dengan sketsa dapat menarik perhatian siswa, menghindarkan perbalisme, memperjelas pesan.
Diagram/skema : gambar sederhana yang menggunakan garis dan simbol untuk menggambarkan struktur/objek tertentu secara garis besar.
Bagian/chart : menyajikan ide atau konsep yang sulit sehingga lebih mudah dicerna siswa.
Grafik : gambar sederhana yang menggunakan garis, titik, simbol, verbal atau bentuk tertentu yang menggambarkan data kuantitif.
Media proyeksi
Transparasi OHP merupakan alat bantu mengajar tatap muka sejati. Sebab tataletak ruang kelas tetap seperti biasa, guru dapat bertatap muka dengan siswa agar siswa (tanpa harus membelakangi siswa) perangkat media transparasi meliputi perangkat lunak (overhead transparancy/OHT ). Dan hperangkat keras (overhead projektor/OHP). Teknik pembuatan media transfarasi yaitu :
Mengambil bahan cetak dengan teknik tertentu
Membuat sendiri secara manual
Film bingkai/slide adalah film transparan yang umumnya berukuran 35mm dan diberi bingkai 2x2 inci. Manfaat film bingkai hampir sama dengan transparasi OHP. Hanya kualitas yang diberikan lebih bagus
Media audio
Radio merupakan perlengkapan elektronik yang dapat digunakan untuk mendengarkan beritayang bagus dan aktual. Dapat mengetahui beberapa kejadian, dan peristiwa-peristiwa yang penting dan baru. Radio dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang cukup efektif.
Kaset-audio yang sering digunakan disekolah, keuntngannya adalah merupakan media yang ekonomis karena biaya pengadaan dan perawatan yang murah.
Media audio-visual
Media video merupakan salah satu jenis media audio visual, selain film yang banyak diperkembangkan untuk keperluan pembelajaran , biasa dikemas dalam bentuk VCD.
Media komputer, media ini mempunyai kelebihan dari semua media lain, selain mampu menampilkan teks, gerak, suara,dan gambar. Komputer dapat juga digunakan secara interaktif, bukan hanya searah.
Karaktersitik media pembelajaran
Ciri fiksotif yaitu menggambarkan kemampuan media untuk menyimpan, merekam, melestarikan dan merekontruksi suatu peristiwa atau objek.
Ciri manifulati ve yaitu kemampuan media untuk mentransformasi suatu objek, dalam mengatasi masalah ruang dan waktu.
Ciri distributif yang menggambarkan kemampuan media mentransformasi objek atau kejadian melalui ruang, dan secara bersamaan kejadian itu disajikan kepada sejumlah besar siswa diberbagai tempat, dengan stimulus pengalaman yang relatif sma dengan kejadian itu.
Fungsi media pendidikan
Membantu dan memudahkan belajar siswa dan memudahkan pengajaran bagi guru.
Memberikan pengalaman yang lebih nyata
Menarik perhatian yang lebih besar kepada para siswa dengan jalan yang tidak membosankan
Dapat mengaktifkan siswa dan membuat semua indra bekerja
Lebih menarik dan minat perhatian kpada semua indra siswa bekerja
Membangkitkan dalam dunia teori dengan realitanya
Manfaat media pembelajaran
Pembelajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menimbulkan motivasi belajar siswa.
Bahan pembelajaran akan lebih jelas maknanya sehingga lebih dipahami.
Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata-mata komunikasi verbal melalui penuturan kata-kata oleh guru, sehingga tidak merasa bosan.
Siswa lebih banyak melakukan kegiatan belajar sebab tidak hanya mendengarkan uraian guru, tetapi juga aktivitas lain seperti mengamati, melakukan, mendemontrasikan dan lain-lain.
Komentar
Posting Komentar