ICT media pembelajaran
Media pembelajaran sangat beraneka ragam. Berdasarkan hasil penelitian para ahli, ternyata media yang beraneka ragam itu hampir semua bermanfaat. Cukup banyak jenis dan bentuk media yang telah dikenal dewasa ini, dari yang sederhana sampai yang berteknologi tinggi, dari yang mudah dan sudah ada secara natural sampai kepada media yang harus dirancang sendiri oleh guru.
Berbagai sudut pandang untuk menggolongkan jenis-jenis media. Menggolongkan media berdasarkan tiga unsur pokok (suara, visual dan gerak)
- Media audio
- Media cetak
- Media visual diam
- Media visual gerak
- Media audio semi gerak
- Media visual semi gerak
- Media audio visual diam
- Media audio visual gerak
Anderson (1976) menggolongkan menjadi 10 media:
- Audio: Kaset audio, siaran radio, CD, telepon
- Cetak: buku pelajaran, modul, brosur, leaflet, gambar
- Audio-cetak: kaset audio yang dilengkapi bahan tertulis
- Proyeksi visual diam: Overhead transparansi (OHT), film bingkai (slide)
- Proyeksi audio visual diam : film bingkai slide bersuara
- Visual gerak: film bisu
- Audio visual gerak: film gerak bersuara, Video/VCD, Televisi
- Objek fisik: Benda nyata, model, spesimen
- Manusia dan lingkungan: guru, pustakawan, laboran
- Komputer: CAI
Berdasarkan kompleks suara, yaitu: media kompleks (film, TV, Video/VCD,) dan media sederhana (slide, audio, transparansi, teks). Selain itu menggolongkan media berdasarkan jangkauannya, yaitu media masal (liputannya luas dan serentak/radio, televisi), media kelompok (liputannya seluas ruangan/kaset audio, video, OHP, slide, dll), media individual (untuk perorangan/buku teks, telepon, CAI).
Henrich, dkk menggolongkan:
- Media yang tidak diproyeksikan
- Media yang diproyeksikan
- Media audio
- Media video
- Media berbasis komputer
- Multi media kit.
Pada makalah ini, media akan diklasifikasikan menjadi media visual, media audio, dan media audio-visual.
1. Media Visual
- Media yang tidak diproyeksikan
1) Media realita adalah benda nyata. Benda tersebut tidak harus dihadirkan di ruang kelas, tetapi siswa dapat melihat langsung ke objek. Kelebihan dari media realita ini adalah dapat memberikan pengalaman nyata kepada siswa. Misal untuk mempelajari keanekaragaman makhluk hidup, klasifikasi makhluk hidup, ekosistem, dan organ tanaman.
2) Model adalah benda tiruan dalam wujud tiga dimensi yang merupakan representasi atau pengganti dari benda yang sesungguhnya. Penggunaan model untuk mengatasi kendala tertentu sebagai pengganti realia. Misal untuk mempelajari sistem gerak, pencernaan, pernafasan, peredaran darah, sistem ekskresi, dan syaraf pada hewan.
3) Media grafis tergolong media visual yang menyalurkan pesan melalui simbol-simbol visual. Fungsi dari media grafis adalah menarik perhatian, memperjelas sajian pelajaran, dan mengilustrasikan suatu fakta atau konsep yang mudah terlupakan jika hanya dilakukan melalui penjelasan verbal. Jenis-jenis media grafis adalah:
4) Gambar / foto: paling umum digunakan
5) Sketsa: gambar sederhana atau draft kasar yang melukiskan bagian pokok tanpa detail. Dengan sketsa dapat menarik perhatian siswa, menghindarkan verbalisme, dan memperjelas pesan.
6) Diagram / skema: gambar sederhana yang menggunakan garis dan simbol untuk menggambarkan struktur dari obyek tertentu secara garis besar. Misal untuk mempelajari organisasi kehidupan dari sel samapai organisme.
7) Bagan / chart : menyajikan ide atau konsep yang sulit sehingga lebih mudah dicerna siswa. Selain itu bagan mampu memberikan ringkasan butir-butir penting dari penyajian. Dalam bagan sering dijumpai bentuk grafis lain, seperti: gambar, diagram, kartun, atau lambang verbal.
8) Grafik: gambar sederhana yang menggunakan garis, titik, simbol verbal atau bentuk tertentu yang menggambarkan data kuantitatif. Misal untuk mempelajari pertumbuhan.
- Media proyeksi
1) Transparansi OHP merupakan alat bantu mengajar tatap muka sejati, sebab tata letak ruang kelas tetap seperti biasa, guru dapat bertatap muka dengan siswa (tanpa harus membelakangi siswa). Perangkat media transparansi meliputi perangkat lunak (Overhead transparancy /OHT) dan perangkat keras (Overhead projector /OHP). Teknik pembuatan media transparansi, yaitu:
Mengambil dari bahan cetak dengan teknik tertentu
Membuat sendiri secara manual
2) Film bingkai / slide adalah film transparan yang umumnya berukuran 35 mm dan diberi bingkai 2X2 inci. Dalam satu paket berisi beberapa film bingkai yang terpisah satu sama lain. Manfaat film bingkai hampir sama dengan transparansi OHP, hanya kualitas visual yang dihasilkan lebih bagus. Sedangkan kelemahannya adalah beaya produksi dan peralatan lebih mahal serta kurang praktis. Untuk menyajikan dibutuhkan proyektor slide.
2. Media Audio
- Radio
Radio merupakan perlengkapan elektronik yang dapat digunakan untuk mendengarkan berita yang bagus dan aktual, dapat mengetahui beberapa kejadian dan peristiwa-peristiwa penting dan baru, masalah-masalah kehidupan dan sebagainya. Radio dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang cukup efektif.
- Kaset-audio
Yang dibahas disini khusus kaset audio yang sering digunakan di sekolah. Keuntungannya adalah merupakan media yang ekonomis karena biaya pengadaan dan perawatan murah.
3. Media Audio-Visual
- Media video
Merupakan salah satu jenis media audio visual, selain film. Yang banyak dikembangkan untuk keperluan pembelajaran, biasa dikemas dalam bentuk VCD.
- Media komputer
Media ini memiliki semua kelebihan yang dimiliki oleh media lain. Selain mampu menampilkan teks, gerak, suara dan gambar, komputer juga dapat digunakan secara interaktif, bukan hanya searah. Bahkan komputer yang disambung dengan internet dapat memberikan keleluasaan belajar menembus ruang dan waktu serta menyediakan sumber belajar yang hampir tanpa batas.
B. KARAKTERISTIK MEDIA PEMBELAJARAN
Setiap media pembelajaran memiliki karakteristik tertentu, yang dikaitkan atau dilihat dari berbagai segi. Misalnya, Schramm melihat karakteristik media dari segi ekonomisnya, lingkup sasaran yang dapat diliput, dan kemudahan kontrolnya oleh pemakai.[4] Karakteristik media juga dapat dilihat menurut kemampuannya membangkitkan rangsangan seluruh alat indera. Dalam hal ini, pengetahuan mengenai karakteristik media pembelajaran sangat penting artinya untuk pengelompokan dan pemilihan media. karakteristik media merupakan dasar pemilihan media yang disesuaikan dengan situasi belajar tertentu.
Fungsi media pendidikan banyak sekali, diantaranya :
1. Membantu dan memudahkan belajar siswa dan juga memudahkan pengajaran bagi para guru.
2. Memberikan berbagai pengalaman yang lebih nyata, yang tadinya gambarannya hanya berbentuk abstrak kini menjadi kongkret.
3. Menarik perhatian yang lebih besar kepada para siswa dengan jalan yang tidak membosankan.
4. Dapat mengaktifkan dan membuat semua indra siswa bekerja.
5. Lebih menarik minat dan perhatian kepada murid dalam belajar.
6. Membangkitkan dalam dunia teori dengan realitanya.
Dengan konsepsi yang semakin mantap fungsi media dalam kegiatan belajar mengajar ini tidak lagi di peragakan oleh guru melainkan pembawa informasi atau pesan pembelajaran yang dibutuhkan siswa bisa di dapatkan oleh media tersebut. Hal demikian pusat guru hanya berpusat pada pengembangan dan pengolahan individu dan kegiatan belajar mengajar. Sebagai seorang tenaga pendidik atau guru fungsi dan kemampuan dari media memiliki arti yang sangat penting. Karena media merupakan integral dari sistem pembelajaran sebagai dasar suatu kebijakan dalam pemilihan pengembanan, menyelesaikan masalah maupun dalam pemanfaatan.
1. Membantu dan memudahkan belajar siswa dan juga memudahkan pengajaran bagi para guru.
2. Memberikan berbagai pengalaman yang lebih nyata, yang tadinya gambarannya hanya berbentuk abstrak kini menjadi kongkret.
3. Menarik perhatian yang lebih besar kepada para siswa dengan jalan yang tidak membosankan.
4. Dapat mengaktifkan dan membuat semua indra siswa bekerja.
5. Lebih menarik minat dan perhatian kepada murid dalam belajar.
6. Membangkitkan dalam dunia teori dengan realitanya.
Dengan konsepsi yang semakin mantap fungsi media dalam kegiatan belajar mengajar ini tidak lagi di peragakan oleh guru melainkan pembawa informasi atau pesan pembelajaran yang dibutuhkan siswa bisa di dapatkan oleh media tersebut. Hal demikian pusat guru hanya berpusat pada pengembangan dan pengolahan individu dan kegiatan belajar mengajar. Sebagai seorang tenaga pendidik atau guru fungsi dan kemampuan dari media memiliki arti yang sangat penting. Karena media merupakan integral dari sistem pembelajaran sebagai dasar suatu kebijakan dalam pemilihan pengembanan, menyelesaikan masalah maupun dalam pemanfaatan.
Komentar
Posting Komentar